Hubungan antara Asupan Makanan dan Aktivitas Fisik terhadap Kejadian Hipertensi pada Pedagang di Pasar Kejambon Kota Tegal
Keywords:
Asupan Makan, Aktivitas Fisik, HipertensiAbstract
Hipertensi merupakan penyakit degeneratif yang menjadi masalah kesehatan masyarakat dan sering muncul tanpa gejala. Hipertensi disebabkan oleh banyak faktor, salah satu diantaranya asupan makanan dan aktivitas fisik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan asupan makanan dan aktivitas fisik terhadap kejadian hipertensi pada pedagang di Pasar Kejambon Kota Tegal. Jenis penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Jumlah responden pada penelitian ini sebanyak 44 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode simple random sampling. Asupan makanan diperoleh dari wawancara food recall 1x24 jam dan aktivitas fisik diperoleh dari wawancara dengan menggunakan kuesioner Physical Acitivity Level (PAL). Uji statistik adalah uji korelasi menggunakan Chi-Square dengan nilai α=0,05. Berdasarkan hasil penelitian hubungan antara asupan makanan dan aktivitas fisik terhadap kejadian hipertensi pada pedagang di Pasar Kejambon Kota Tegal dapat disimpulkan bahwa asupan makanan seperti karbohidrat, protein dan lemak tidak terdapat hubungan secara signifikan dengan kejadian hipertensi di Pasar Kejambon Kota Tegal. Sedangkan untuk aktivitas fisik juga tidak ada hubungan dengan kejadian hipertensi di Pasar Kejambon Kota Tegal.
