Praktik Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) yang tidak Tepat dan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) sebagai Faktor Risiko Stunting pada Anak Usia 12-24 Bulan

Authors

  • Muayyinati Febriyaeni Universitas Muhadi Setiabudi
  • Rifatul Masrikhiyah Universitas Muhadi Setiabudi
  • Diah Ratnasari Universitas Muhadi Setiabudi

Keywords:

Stunting, BBLR, MP-A

Abstract

Masalah stunting pada anak perlu menjadi perhatian, karena merupakan refleksi kualitas sumber daya manusia di masa mendatang. Faktor penyebab stunting yang berasal dari balita itu sendiri ialah Berat Badan Lahir Rendah (BBLR). Disamping hal itu balita yang mendapatkan MP-ASI tidak sesuai memiliki risiko mengalami stunting dibandingkan balita yang mendapatkan MP-ASI yang sesuai. Mengetahui apakah praktik pemberian ASI yang tidak tepat dan berat badan lahir rendah sebagai faktor risiko stunting pada anak usia 12-24 bulan di wilayah kerja Puskesmas Kersana, Kabupaten Brebes. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan rancangan case control untuk menganalisis hubungan kausal dengan menggunakan logika terbalik, yaitu menentukan penyakit (outcome) terlebih dahulu kemudian mengidentifikasi penyebab (faktor risiko). Variabel penelitian terdiri atas variabel terikat stunting dan variabel bebas BBLR dan Praktik MP-ASI. Sampel terdiri kelompok kasus dan kelompok kontrol adalah 74 anak terdiri dari 37 anak usia 12-24 bulan yang stunting dan 37 anak usia 12-24 yang tidak stunting. Berdasarkan hasil penelitian kelompok kasus praktik MP-ASI tidak tepat sebanyak 20 orang (54,1%), uji statistik diperoleh nilai  p= 0,485 (<0,05) dengan nilai OR (Odd Ratio) sebesar 1,544 (0,617-3,863). Kelompok kasus memiliki riwayat BBLR sebanyak 27 orang (73%), p= 0,001 (<0,05) dengan nilai OR (Odd Ratio) sebesar 5,625 (2,069-15,292), yang berarti tidak ada pengaruh yang signifikan antara praktik pemberian MP-ASI dengan kejadian stunting dan ada pengaruh yang signifikan antara riwayat BBLR dengan kejadian stunting pada anak usia 12-24 bulan. Berat badan lahir rendah merupakan faktor risiko stunting pada anak usia 12-24 bulan.

Downloads

Published

2023-02-20

How to Cite

[1]
M. Febriyaeni, Rifatul Masrikhiyah, and Diah Ratnasari, “Praktik Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) yang tidak Tepat dan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) sebagai Faktor Risiko Stunting pada Anak Usia 12-24 Bulan”, Era Klinis, vol. 1, no. 1, pp. 8–12, Feb. 2023.

Issue

Section

Articles